Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula

Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula – Bayam merupakan sayuran yang memiliki berbagai macam kandungan zat gizi. Zat gizi yang ada di dalam bayam membuat bayam dapat dikonsumsi oleh siapa saja.

Advertisement

Baik itu dari usia balita hingga dewasa. Bayam sangat bagus jika diberikan kepada balita. Karena di dalam bayam mengandung begitu banyak zat gizi yang dapat membantu tumbuh kembang balita.

Tidak hanya itu, bayam juga banyak dikonsumsi oleh orang dewasa. Baik itu dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Bayam juga merupakan salah satu jenis sayuran yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat umum. Apalagi jika Anda merupakan ibu rumah tangga. Pasti selalu memenuhi kebutuhan gizi keluarga.

Membudidayakan bayam dapat Anda lakukan apabila Anda ingin memenuhi kebutuhan keluarga. Bayam dapat dibudidayakan disekitar lingkungan rumah Anda. Jika Anda memiliki lahan kosong maka Anda bisa membudidayakan bayam.

Selain dapat memenuhi kebutuhan gizi keluarga, Anda juga bisa menjual bayam. Dengan begitu Anda akan mendapatkan keuntungan dari menjual bayam tersebut.Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula

Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula

Lantas, bagaimana cara membudidayakan bayam? Apabila Anda ingin membudidayakan bayam, maka perhatikanlah cara-cara membudidayakan bayam seperti pada penjelasan di bawah ini.Baca juga Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida

Syarat tumbuh

Sebelum membudidayakan bayam, sebaiknya Anda ketahui terlebih dahulu syarat tumbuh bayam. Syarat tumbuh bagi sayur bayam adalah sebagai berikut.

Tanaman bayam dapat tumbuh pada tanah dengan pH 6 atau 7.
Tanah yang digunakan untuk membudidayakan bayam haruslah gembur.
Penanaman bayam yang baik adalah pada saat musim hujan.
Persiapan benih

Benih yang digunakan untuk membudidayakan bayam haruslah yang berkualitas. Benih yang berkualitas bisa didapatkan di toko pertanian. Benih bayam juga bisa dibuat sendiri. Pembuatan benih adalah dengan mengambil dari bayam yang berusia 90 hari.Baca juga Cara Budidaya Cabai Merah Omset Puluhan Juta

Benih yang berkualitas adalah benih yang dibeli di toko pertanian. Benih yang dibuat sendiri memiliki beberapa kelemahan, contohnya adalah benih yang dibuat sendiri tidak tahan lama.

Namun, jika Anda ingin membuat benih sendiri juga tidak masalah. Apabila Anda membuat benih dengan baik maka benih yang akan dihasilkan juga baik. Untuk lahan yang luasnya 100 meter persegi, dibutuhkan benih kira-kira 35 kg benih.

mengolah Lahan untuk menanam bayam

Setelah mendapatkan benih, selanjutnya olah lahan sebelum penanaman benih bayam berlangsung. Cara mengolah lahan adalah sebagai berikut.

  1. Gemburkan tanah terlebih dahulu dengan cara dicangkul.
  2. Setelah gembur, buat bedengan dengan lebar satu meter, tinggi 20 cm, dan panjang disesuaikan dengan
  3. panjang lahan yang ada.
  4. Jarak antara bedengan satu dengan bedengan lainnya adalah 25 cm.
  5. Pada tepi bedengan dibuat lebih tinggi. Tujuannya supaya bayam tidak terbawa oleh air.
  6. Taburkan pupuk kandang diatas tanah.
  7. Campurkan tanah dengan pupuk kandang.

Menanam bayam

Advertisement
  1. Sebarkan biji bayam diatas bedengan secara merata.
  2. Tutup biji bayam dengan menggunakan tanah yang tipis.
  3. Itulah cara menanam bayam.

Tata cara perawatan Bayam Pot polybagCara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula

Membudidayakan bayam telah banyak dilakukan oleh petani di Indonesia. Tidak hanya para petani saja yang membudidayakan bayam, masyarakat biasa pun mulai membudidayakan bayam. Mulai dari masyarakat pedesaan hingga masyarakat kota pun mulai membudidayakan bayam.

Banyaknya kandungan zat gizi di dalam bayam membuat sebagian orang menjadi sadar betapa pentingnya bayam untuk dikonsumsi.Artikel terkait Keuntungan Budidaya Sayuran Dilahan Sempit

Karena itulah sebagian orang mulai membudidayakan bayam disekitar lingkungan rumah. Membudidayakan bayam dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari Anda.

Selain itu, Anda juga bisa menjual bayam. Dengan begitu, Anda akan mendapatkan keuntungan dari bayam yang Anda budidayakan tersebut.

Ketika membudidayakan bayam, ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah dalam hal pemeliharaan. Baik atau tidaknya bayam ditentukan dari bagaimana Anda memelihara bayam. Memelihara bayam memang harus baik dan secara intensif. Bagaimana cara memelihara bayam yang baik itu? Cara memelihara bayam yang baik adalah sebagai berikut.

Pupuk terbaik Untuk Bayam

Pemupukan tanaman bayam terbagi atas dua. Yaitu pemupukan dasar dan pemupukan setelah tanam. Pemupukan dasar dilakukan pada saat sebelum bayam ditanam. Tepatnya pada saat persiapan lahan.

Sedangkan pemupukan setelah tanam dilakukan satu minggu setelah benih ditanam. Pupuk yang diberikan seteah tanam terdiri atas tiga jenis pupuk, yaitu jenis pupuk TSP, pupuk KCl, dan pupuk urea.

Penyiraman Dan perawatan harian bayam

Tanaman bayam merupakan tanaman yang sangat membutuhkan air untuk kelangsungan hidupnya. Penyiraman bayam dapat dilakukan dua kali dalam sehari. Yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman juga harus dilakukan secara rutin.Baca juga Cara Menanam Bawang Merah Pot Kusus Pemula

Pada saat bayam masih muda, gunakan sprayer yang halus. Penggunaan sprayer yang halus pada bayam yang masih muda adalah karena akar bayam muda masih belum benar-benar kuat.

Apabila perakaran bayam sudah kuat, penyiraman dapat dilakukan dengan menggunakan selang air biasa.

Penyiangan Gulma

Penyiangan merupakan tahap pencabutan gulma yang telah tumbuh disekitar lingkungan pembudidayaan bayam. Pencabutan gulma dapat dilakukan apabila gulma telah tumbuh disekitar lingkungan pembudidayaan bayam.

Apabila gulma tidak dicabut dan tetap dibiarkan tumbuh dan berkembang disekitar lingkungan penanaman bayam, maka itu sama saja mengundang munculnya hama dan penyakit. Hama dan penyakit muncul karena adanya gulma sebagai tempat berkembang biak.

Pengendalian Hama penyakit Bayam

Hama dan penyakit ada karena gulma tidak pernah dicabut. Supaya hama dan penyakit tidak menyerang bayam, usahakan penyiangan tetap dilakukan. Ada banyak jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman bayam.

Contohnya seperti Ulat daun, penyakit rebah kecambah, dan kutu daun. Ketiga hama dan penyakit tersebut aalah yang paling sering ditemukan pada tanaman bayam.

Apabila hama dan penyakit terlanjur menyerang tanaman bayam, lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan cairan insektisida dengan dosis yang telah dianjurkan.

Penggunaan cairan insektisida yang terlalu berlebihan akan membuat tanaman bayam menjadi  terkontaminasi dengan racun. Sehingga orang yang memakannya akan mengalami keracunan. Oleh karena itu, gunakan cairan insektisida untuk membunuh hama dan penyakit sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.Artikel terkait Waktu Umur Panen Bawang Merah Budidaya

Advertisement
Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula | admin | 4.5