Cara Menanam dan Budidaya Bunga African Violet

Cara Menanam dan Budidaya Bunga African Violet – African violet merupakan tanaman kecil yang selalu mekar sepanjang tahu. Memiliki karakter daun tebal seperti beludru, warna bunga bermacam-macam, dan menjadi salah satu jenis tanaman hias indoor yang cantik dan terkesan elegan.

Advertisement

Selain itu, African violet memiliki beberapa fungsi baik seperti membersihkan udara dalam ruangan, meningkatkan kualitas udara, mempercantik ruangan serta mampu memberikan suasan tenang dalam ruangan. Maka dari itulah, budidaya bunga African violet ini sangat diminati.Cara Menanam dan Budidaya Bunga African Violet

Tanaman hias ini mempunyai banyak pesona yang membuat orang sangat berminat untuk melakukan budidaya bunga African violet. Bunga African violet ini juga memiliki beberapakelebihan lain, diantaranya adalah.

  1. Tanaman ini tidak memerlukan banyak cahaya sehingga dapat diletakkan di bawah sinar lampu neon.

  2. Bunga African violet dapat mekar dalam empat musim, biasanya mekar 1 atau 2 bulan sekali.

  3. Mempunyai sekitar 10.000 varietas, antara lain merah, ungu, hijau, atau dengan bunga dua warna yang kelopaknya berbentuk bulat.

  4. Budidaya bunga African violet ini tidak memerlukan lahan atau ruang yang besar, cukup dengan media berdiameter antara 5 hingga 40cm.

  5. Tanaman satu ini dapat dibudidayakan dengan cara stek daun.

  6. Bunga African violet ini sangat mudah menghasilkan varietas baru sebab tanaman ini memiliki karakteristik genetik yang tidak stabil. Sehingga saat ditanam African violet akan hasilkan varietas baru dengan sendirinya.

    Advertisement

Jika anda berminat untuk budidaya bunga African violet ini, berikut beberapa metode yang bisa anda coba.

  1. Stek daun

Langkah budidaya bunga African violet dengan stek daun ini adalah dengan cara memilih daun yang sehat kemudian potong sepanjang 5cm di bawah pangkal daun.

Bibit dari daun ini harus memperhatikan masalah kelembaban udara, tidak boleh terlalu basah dan memerlukan suhu ruangan antara 18 hingga 240C.

Setelah tiga minggu akar akan muncul pada bibit tersebut dan pindahkan dalam pot. Perbanyakan tanaman African violet dengan cara stek daun ini akan berbunga setelah usianya mencapai 4 atau 6 bulan.Cara Menanam dan Budidaya Bunga African Violet

  1. Kultur jaringan

Budidaya bunga African violet dengan melalui kultur jaringan ini lebih umum dilakukan. Yang dijadikan eksplan adalah jaringan epidermis pada daun dan tangkai tanaman dengan media tanam khusus.

Setelah 4 minggu akan tumbuh tunas adventif, tiga bulan kemudian setelah berakar planlet dapat ditanam dengan transplantasi dalam tanah humus dan gambut.

Setelah Anda mengetahui cara budidaya bunga African violet, persiapan media tanam juga harus dilakukan. Media tanam berupa tanah subur, kompos, pasir, dan juga serbuk kulit kayu yang dicampur menjadi satu.

Untuk ukuran perbandingannya adalah 1:1:1:1 dan tambahkan 1 sendok makan kapur pada tiap 5kg media tanam. Selain itu, perhatikan juga sirkulasi udara yang baik, pemberian pupuk dan air secara tepat.

Setelah media tanam siap, tangkai daun siap ditanam dalam media tersebut. Untuk menjaga kestabilan kelembaban tanaman maka pasangkan selubung plastik bening. Setelah 3 minggu, plastik bening tersebut dapat Anda lepas dan tanaman African violet dapat ditanam pada pot.

Nah, semoga informasi seputar budidaya bunga African violet  ini bisa bermanfaat bagi anda yang ingin memiliki bunga yang cantik ini di rumah. Selamat mencoba.

 

Advertisement
Cara Menanam dan Budidaya Bunga African Violet | admin | 4.5