Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula

Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula – Menanam Kangkung merupakan tanaman yang telah populer dari dulu hingga sekarang. Kangkung banyak dikonsumsi oleh masyarakat kalangan mana saja. Baik itu dari kalangan atas maupun dari kalangan bawah.

Advertisement

Tidak hanya itu, kangkung juga telah banyak tanam budidayakan oleh petani di Indonesia. Tidak hanya petani saja yang membudidayakan kangkung, tetapi masyarakat biasa pun telah membudidayakan kangkung.

Mudahnya dalam hal pemeliharaan membuat banyak orang dapat membudidayakan kangkung. Tidak hanya itu, budidaya kangkung juga akan mendapatkan keuntungan. Salah satunya adalah dapat mendatangkan nilai ekonomis.

Bagaimana cara membudidayakan tanaman kangkung yang benar? Cara membudidayakan tanaman kangkung yang benar adalah sebagai berikut.

Sebelum membudidayakan tanaman kangkung, sebaiknya ketahuilah terlebih dahulu syarat tumbuh bagi tanaman kangkung. Apa saja syarat tumbuh bagi tanaman kangkung? Syarat tumbuh bagi tanaman kangkung adalah sebagai berikut.Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula

Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula

  • Tanaman kangkung dapat tumbuh di darat maupun di perairan (rawa-rawa).
  • Tanaman kangkung hidup di daerah yang memiliki curah hujan 600-4000 milimeter per tahunnya.
  • Ketinggian daerah yang bagus ditanami kangkung adalah 1-1900 meter diatas permukaan laut.
  • Tanah yang baik adalah tanah yang memiliki tekstur gembur dan yang paling penting tanah tersebut subur.

Itulah beberapa syarat tumbuh bagi tanaman kangkung.

Mempersiapkan benih Kangkung Unggul

Tanaman kangkung merupakan tanaman yang dapat di kembang biakkan dengan cara menaburkan biji atau dengan cara setek batang. Cara menaburkan biji dapat dilakukan apabila penanaman dilakukan di darat. Sedangkan cara setek batang dapat dilakukan apabila penanaman dilakukan di rawa-rawa atau di perairan.

Apabila memakai setek batang, maka benihnya dapat diambil dari tanaman induk kangkung yang usianya tidak muda dan tidak tua. Selain itu, induk tanaman tidak boleh sakit dan harus sehat. Tingkat produktivitas haruslah tinggi.

Jika sudah menemukan benih yang seperti ini, maka bisa langsung benih ditanam di rawa-rawa atau pun di perairan.

Dan apabila memakai cara menaburkan biji, maka benih atau biji yang dipakai haruslah yang berkualitas. Benih berkualitas bisa didapatkan di toko pertanian yang memiliki sertifikat resmi.

Benih atau biji yang akan ditanam di darat, sebaiknya direndam terlebih dahulu di dalam air panas selama setengah jam. Setelah itu  keringkan dan bisa langsung ditanam di darat atau di lahan.simak juga Cara Menanam Bayam Pot Polybag Pemula

Lahan tepat untuk menanam kangkung

Cara mengolah lahan untuk penanaman di darat adalah sebagai berikut.

  • Sediakan lah lahan yang sesuai dengan syarat tumbuh bagi tanaman kangkung.
  • Gemburkan tanah apabila tanah belum gembur dengan cara dicangkul.
  • Buatlah bedengan dengan tinggi 20 cm, panjang sesuai dengan lahan, dan lebar 50 cm.
  • Jarak antara bedengan satu dengan bedengan yang lainnya adalah 25 cm.
  • Taburkan pupuk dasar dengan menggunakan pupuk kandang.

Teknik menanam kangkung

Tahap penanaman kacang panjang jika di tanam di darat adalah sebagai berikut.

  • Buatlah lubang tanam dengan jarak 15 cm x 15 cm.
  • Masukkan benih ke dalam lubang tanam sebanyak 4 biji benih per lubangnya.
  • Tutup dengan menggunakan tanah tipis jika penanaman telah selesai.

Kangkung termasuk tanaman yang populer karena banyak dikonsumsi oleh masyarakat. Selain itu, kangkung juga banyak dibudidayakan. Membudidayakan kangkung sudah banyak dilakukan oleh petani di Indonesia.

Advertisement

Selain mudah, budidaya kangkung juga akan mendapatkan nilai ekonomis yang tidak sedikit. Namun, untuk mendapatkan kangkung yang berkualitas, maka pemeliharaannya harus baik.

Pemeliharaan Harian Kangkung supaya tumbuh lebat

Pemeliharaan kangkung yang baik harus melewati beberapa tahap. Apa-apa saja tahap dalam pemeliharaan tanaman kangkung? Tahap pemeliharaan tanaman kangkung adalah sebagai berikut.

Untuk mendapatkan tanaman kangkung yang berkualitas, maka tanaman kangkung harus diberi pupuk. Pemupukan hanya dapat dilakukan untuk tanaman kangkung yang tumbuh di darat.Baca juga Cara Menanam Cabai Merah Pot Polybag

Sedangkan untuk tanaman kangkung yang tumbuh di perairan tidak menggunakan pupuk untuk menjadikan kangkung tersebut menjadi kangkung berkualitas.

Pupuk Terbaik Untuk Kangkung

Pemupukan yang dilakukan terhadap tanaman kangkung ada dua jenis, yaitu pemupukan dasar dan pemupukan anorganik. Pemupukan dasar dilakukan pada saat persiapan lahan. Pupuk yang digunakan ketika melakukan pemupukan dasar adalah pupuk kandang.

Sedangkan pemupukan anorganik dilakukan pada saat tanaman sudah berusia tujuh hari setelah tanam. Cara memberikan pupuk anorganik adalah dengan membuat lubang pupuk.

Lubang pupuk dibuat disebelah tanaman. Masukkan pupuk ke dalam lubang pupuk. Setelah itu barulah lubang pupuk ditutup dengan menggunakan tanah.

Tahap penyiraman kangkung Harian

Kangkung yang ditanam di darat memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Tanpa adanya air maka tanaman kangkung tidak bisa tumbuh dengan baik. Walaupun curah hujan sudah cukup, tetapi penyiraman tetap harus dilakukan. Penyiraman yang baik dapat dilakukan dua kali sehari yaitu pada pagi dan sore hari.

Sementara itu, untuk kangkung yang ditanam di perairan tidak memerlukan air untuk kelangsungan hidupnya. Hal ini dikarenakan tanaman kangkung tersebut telah tumbuh diperairan. Dengan begitu tidak memerlukan penyiraman lagi.simak juga Cara Menanam Cabai Rawit Pot Polybag

Tahap penyiangan Gulma Kangkung

Tahap penyiangan yaitu tahap dimana gulma yang tumbuh disekitar tanaman dihilangkan. Cara menghilangkan gulma adalah dengan mencabut gulma yang ada disekitar tanaman. Baik itu kangkung air maupun kangkung darat perlu dilakukan penyiangan.

Jika gulma dibiarkan dan tidak dicabut, maka gulma tersebut akan membuat hama berdatangan dan kemungkinan besar akan menyerang tanaman kangkung.

Pengendalian Hama penyakit kangkung

Hama dan penyakit dapat saja menyerang tanaman kangkung karena petani itu sendiri. Kadang-kadang petani tidak memelihara tanaman kangkung dengan baik. Hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman kangkung seperti penyakit karat putih, hama kutu daun, dan hama ulat grayak.

Dari sekian banyak hama dan penyakit yang sering menyerang kangkung, tiga hama dan penyakit tersebut lah yang paling sering menyerang tanaman kangkung.

Cara mencegah agar hama dan penyakit tidak menyerang tanaman kangkung adalah dengan selalu menjaga kebersihan lahan. Apabila hama dan penyakit terlanjur menyerang kangkung, segera lakukan pengendalian dengan cara menyemprotkan cairan fungisida maupun insektisida sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.

Demikian tulisan singkat cara menanam kangkung cabut maupun kangkung potong panduan lengkap kusus pemula,semoga bisa berguna dan bermanfaat..Artikel terkait Cara Budidaya Jamur Merang Panduan Pemula

Advertisement
Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula | admin | 4.5