Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag – Tanaman Paprika adalah salah satu jenis cabai yang dikenal dengan sebutan cabai besar yang bisa di budidayakan dalam pot dan polybag. Dikatakan cabai besar karena paprika ini bentuknya besar.

Advertisement

Paprika ini lain dari jenis cabai lainnya, karena paprika memiliki rasa yang tidak pedas. Berbeda dari jenis cabai lainnya yang memiliki rasa yang pedas. Paprika memiliki berbagai jenis, seperti warna hijau, merah, dan lain sebagainya.

Dari manakah tanaman paprika ini berasal? Tanaman paprika merupakan tanaman yang berasal dari benua Eropa, tepatnya di Eropa Selatan. Tanaman paprika dapat tumbuh di daerah yang berketinggian 1600 meter diatas permukaan laut.

Jenis tanah yang cocok untuk budidaya paprika adalah memiliki kandungan humus yang banyak, tanah bebas dari jamur, bakteri, dan nematoda, serta memiliki tanah yang subur.Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Sistem drainase untuk budidaya paprika haruslah baik. Keasaman atau pH tanah yang cocok untuk budidaya paprika adalah 5,6-6,9. Serta suhu udara yang cocok adalah 19-22 derajat celcius.

Budidaya paprika telah banyak dilakukan, baik itu dari kalangan petani maupun dari masyarakat biasa. Bagaimana cara budidaya paprika yang baik dan dapat menghasilkan tanaman paprika yang berkualitas? Cara budidaya tanaman paprika adalah sebagai berikut.

Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Menyemai benih Paprika.

Tanaman paprika merupakan tanaman yang dapat diperbanyak dengan menggunakan biji. Benih paprika dapat dibeli di toko pertanian terdekat. Paprika yang dibeli haruslah yang ada sertifikatnya. Hanya benih yang bersertifikat sajalah yang berkualitas.artikel terkait Cara Menanam Cabai Merah Pot Polybag

Benih paprika termasuk benih yang tidak tahan lama jika disimpan. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya benih tidak disimpan terlalu lama supaya tetap dapat dipakai.

Sebelum ditanam, sebaiknya benih dimasukkan ke dalam air hangat. Apa tujuan dari dimasukkannya benih ke dalam air? Tujuannya adalah untuk menyeleksi benih.Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Benih yang berkualitas ditandai dengan benih tersebut tenggelam. Sedangkan benih yang mengambang berarti benih tersebut tidak baik dan tidak berkualitas.

Setelah mendapatkan benih yang baik, selanjutnya benih dapat disemai. Cara menyemai benih adalah seperti di bawah ini.

  1. Sediakan lahan untuk persemaian.
  2. Gemburkan tanah dengan cara dicangkul terlebih dahulu.
  3. Buat bedengan dengan panjang disesuaikan dengan lahan dan lebar 100 cm.
  4. Lakukan pemupukan dasar dengan menaburkan pupuk kandang yang telah matang.
  5. Campurkan pupuk kandang dengan tanah.
  6. Diamkan lahan selama tiga hari. Tujuannya agar lahan tidak terlalu panas.
  7. Taburkan benih diatas bedengan secara merata.
  8. Tutup dengan menggunakan tanah tipis.
  9. Buatlah atap untuk menutupi media persemaian dari sinar matahari secara langsung.
    Atap dapat dibuat dari bahan jerami.
  10. Peliharalah media persemaian setiap harinya, yaitu pada pagi dan sore hari.
    Memindahkan bibit

Setelah berusia kurang lebih 14 hari di media persemaian, selanjut bibit dipindahkan ke dalam polibag. Cara memindahkannya adalah sebagai berikut.Simak Juga Cara Menanam Cabai Rawit Pot Polybag

  • Sediakan media tanam (tanah, pasir, pupuk kandang dengan perbandingan satu berbanding satu).
  • Masukkan media tanam ke dalam polibag.
  • Lipatlah ujung polibag sepanjang 3 cm.
  • Bibit yang ada dipersemaian dipindahkan ke dalam polibag.
  • Pelihara bibit dengan penyiraman dilakukan dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore hari.
  • Bibit dapat ditanam dilahan terbuka pada saat tanaman telah berumur 45 hari.

Teknik Menanam Paprika Pot Dan Polybag.

Paprika merupakan tanaman yang diperbanyak dengan menggunakan biji. Memperbanyak paprika ada beberapa tahap. Diantaranya adalah tahap persemaian, tahap pembibitan, dan tahap penanaman. Pada kesempatan kali ini kita hanya akan membahas mengenai tahap penanaman paprika.Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Sebelum ditanam, bibit paprika terlebih dahulu disemai. Setelah disemai barulah dilakukan pembibitan. Bibit inilah yang akan ditanam dilahan terbuka. Bagaimana cara menanam bibit paprika? Cara menanam bibit paprika adalah sebagai berikut.

  • Gemburkan tanah terlebih dahulu dengan cara dicangkul.
  • Buatlah bedengan dengan tinggi 25 cm, panjang 500 cm, dan lebar 100 cm.
  • Taburkan pupuk kandang.
  • Campurkan pupuk kandang dengan tanah bedengan sampai tercampur seluruhnya.
  • Biarkan lahan selama tujuh hari. Setelah tujuh hari barulah lahan bisa dipakai.
  • Buatlah lubang tanam. Jarak antara lubang tanam satu dengan lubang tanam lainnya adalah 45 cm x 45 cm.
  • Bibit yang telah siap untuk ditanam dimasukkan ke dalam lubang tanam dengan cara melepaskan polibagnya.
  • Tutup dengan menggunakan tanah.
  • Padatkan tanah disekitar penanaman.

Tanaman paprika merupakan tanaman yang membutuhkan naungan agar dapat hidup. Karena itulah, buatkan naungan untuk tanaman paprika. Naungan dapat terbuat dari tanaman lainnya yang cocok digunakan sebagai naungan.

Perawatan Paprika Harian.

Untuk mendapatkan tanaman paprika yang baik, pemeliharaan haruslah dilakukan. Pemeliharaan dapat dilakukan pada saat tanaman masih menjadi bibit hingga tanaman berumur 27 bulan atau sampai paprika siap untuk dipanen.Artikel terkait Cara Budidaya Jamur Merang Panduan Pemula

Advertisement

Di dalam pemeliharaan paprika, ada beberapa kegiatan yang harus dilakukan. Kegiatan-kegiatan yang harus dilakukan adalah seperti berikut ini.

  • Pemupukan Terbaik Untuk Paprika

Ketika memelihara tanaman paprika, pemupukan yang harus dilakukan sebanyak tiga kali pemupukan. Pemupukan pertama dilakukan pada saat tanaman berusia 14-28 hari setelah penanaman dilakukan Pupuk yang digunakan adalah pupuk NPK dengan perbandingan satu berbanding satu.

Pemupukan yang kedua kalinya dilakukan pada saat tanaman berusia 28-56 hari setelah tanam. Pupuk yang diberikan adalah pupuk NPK dengan perbandingan satu berbanding satu.budidaya cabai paprika

Dan pemupukan terakhir dilakukan pada saat tanaman berusia 77-84 hari. Pupuk yang diberikan juga pupuk yang sama yaitu NPK dengan perbandingan satu berbanding dua berbanding dua.

  • Pembumbunan dan penyiangan Tanaman Paprika

Pembumbunan merupakan menaikkan tanah yang berada dibawah bedengan ke atas bedengan. Sedangkan penyiangan merupakan menghilangkan gulma atau rumput liar disektiar penanaman paprika. Tahap pembumbunan dan penyiangan dapat dilakukan bersama-sama.

Cara melakukannya adalah dengan mencangkul tanah terlebih dahulu. Dengan cara mencangkul tanah terlebih dahulu dapat membuat gulma mudah dicabut. Setelah itu, cabutlah gulma yang telah terangkat.

Tanah yang telah bersih dari gulma barulah dinaikkan ke atas bedengan. Tanah disekitar penanaman harus dipadatkan agar akar tanaman menjadi kuat.Baca juga Cara Menanam kangkung Cabut Potong Pemula

  • Penyiraman Paprika Harian

Sore hari setelah penanaman bibit, penyiraman haruslah dilakukan. Penyiraman selanjutnya dapat dilakukan dua kali dalam sehari, yaitu pada pagi dan sore hari. Penyiraman yang rutin akan menghasilkan paprika yang baik pula.Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Pengendalian Hama penyakit Tanaman Paprika.

Paprika merupakan tanaman sejenis cabai besar. Tanaman ini juga disebut sebagai cabai manis karena rasanya yang tidak terlalu pedas. Namun begitu, tanaman paprika juga tidak terlepas dari serangan hama dan penyakit.

Serangan hama dan penyakit dapat terjadi pada saat tanaman sedang di budidayakan. Penyebab dari serangan hama dan penyakit ada banyak.

Salah satunya adalah karena gulma yang tidak pernah dibersihkan. Perlu diketahui bahwa gulma merupakan sumber datangnya hama dan penyakit. Supaya hama dan penyakit tidak menyerang tanaman, sebaiknya kebersihan lingkungan perlu diperhatikan dan pencabutan gulma perlu dilakukan secara rutin.

Tidak hanya itu, penyebab lainnya adanya serangan hama dan penyakit adalah karena pada saat benih ditanam tidak direndam di dalam air hangat terlebih dahulu.

Sebelum disebarkan, sebaiknya benih terlebih dahulu di dalam air hangat dalam waktu setengah jam. Tujuan dari perendaman adalah supaya benih tidak terkontaminasi dengan bakteri-bakteri penyebab datangnya hama dan penyakit.Simak juga Cara Menanam Kacang Panjang Panduan Pemula

Jika tidak direndam terlebih dahulu, maka benih akan terkontaminasi dengan bakteri-bakteri penyebab hama dan penyakit dan tanaman akan terserang hama ataupun penyakit.Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag

Apa-apa saja jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman paprika? Ada benyek sekali jenis hama dan penyakit yang menyerang tanaman paprika. Dan diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Lalat buah merupakan jenis hama yang menyerang bagian buah tanaman. Gejala yang ditimbulkan dari penyerangan hama yang satu ini adalah buah tanaman menjadi berwarna kehitaman, tekstur buah menjadi mengeras. Penyerangan yang parah akan membuat tanaman menjadi tidak bisa dipanen.
  • Thrips merupakan hama yang menyerangan seluruh bagian tanaman dengan cara menghisap cairan yang ada di dalam tanaman. Gejala yang ditimbulkan dari serangan ini aalah timbulnya bercak putih mengilap pada bagian daun. Serangan yang parah ditandai dengan daun tanaman menjadi keriting dan menggulung ke dalam.
  • Kutu daun atau aphids merupakan hama yang menyerang bagian pucuk dan daun muda. Kutu daun ini biasanya menyerang pada saat musim kemarau tiba, hal ini dikarenakan kutu daun sangat menyukai udara yang panas. Gejala yang ditimbulkan adalah pucuk tanaman menjadi mengeriting dan pada bagian daunnya akan mengerut. Apabila penyerangan sudah mencapai pucuk tanaman, maka pertumbuhan akan terganggu dan lama kelamaan tanaman menjadi mati. Tidak hanya itu, hama ini juga dapat menimbulkan datangnya semut dan menimbulkan cendawan jelaga.
  • Penyakit antrak. Penyakit ini menyerang pada bagian buah tanaman. Akibat dari adanya penyakit ini aalah buah menjadi mengerut, mengering, berwarna hitam, dan timbulnya bercak pada buah.

Itulah beberapa jenis hama dan penyakit yang sering menyerang tanaman paprika.

Bagaimana cara mengatasi hama dan penyakit tersebut? Untuk cara mengatasi hama dan penyakit, bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan cairan pestisida pada tanaman. Penggunaan cairan pestisida harus sesuai dengan dosis yang telah dianjurkan.

Mungkin hanya ini saja tata cara menanam paprika dalam pot,polybag dan di lahan terbuka yang bisa anda lakukan,semoga berguna dan membantu.artikel terkait Cara Menanam Kecipir Panduan Lengkap pemula

Advertisement
Cara Menanam Paprika Dalam Pot Polybag | admin | 4.5