Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida

Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida – Cabe terkenal akan cita rasanya yang pedas dan membuat ketagihan, bagi masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi dengan tanaman ini. Ada berbagai varian cabe mulai dari cabe merah, cabe keriting, cabe hijau dan lainnya.

Advertisement

Tapi dari semua jenis cabe tersebut yang paling popular adalah cabe rawit, walaupun memiliki ciri fisik kecil tapi rasanya sangat pedas. Saat ini cabe rawit juga memiliki beberapa jenis yang termasuk juga cabai rawit Hibrida.

Cabe rawit merupakan jenis cabe yang bisa di bilang pertumbuhannya tidak sesulit jenis varian cabe lainnya. Cabe rawit biasanya banyak di temukan di sekitar pekarangan rumah, pemiliknya sengaja menanamnya sebagai bahan tambahan untuk bumbu masakan.Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida

Walaupun begitu cabe rawit merupakan komoditas pertanian yang menguntungkan. Dan karena itu pula dibuatlah jenis cabe rawit hibrida yang mana untuk meningkatkan hasil pertanian dari cabe ini.

Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida

Selain itu dengan diciptakannya jenis cabe rawit hibrida ini, selain dapat meningkatkan hasil komoditas pertanian cabai. Di harapkan pula tanaman cabai rawit dapat tahan terhadap kondisi lingkungan, cuaca ekstrim dan serangan hama.

Sedangkan harga di pasaran, komoditas ini harganya fluktuatif. Walaupun begitu pada saat-saat tertentu komoditas cabe rawit mengalami peningkatan harga.baca juga Cara Mudah Budidaya Cabai Merah Besar Keriting

Penanaman cabe rawit hibrida juga sama dengan jenis cabe rawit pada umumnya. Untuk nama dan ciri fisik dari cabe rawit jenis ini juga bermacam-macam. Sedangkan  bentuknya tergantung dari jenis varietas hibrida itu sendiri. Berikut ada beberapa jenis cabe rawit hibrida beserta spesifikasinya:

Advertisement

DEWATA F1

Cabe rawit hibrida DEWATA F1, memiliki ciri fisik buahnya lebat. Bentuknya lebih memanjang dibandingkan jenis cabe rawit pada umumnya dan seragam. Rasanya pedas, penampilannya menarik dengan warna kuning pucat, merah oranye dan merah cerah.

Untuk media tanam jenis hibrida ini cocok tanam untuk daratan rendah di tanah berpasir, sedangkan umur panennya 65 – 70 HST, produksi 0,5 – 0,6 kg/tanaman, 13 – 15 ton/ha.simak juga Ciri Bibit Cabai Berkualitas Unggul

NIRMALA F1

Cabe rawit jenis ini memiliki ciri fisik tegak dan tinggi, memiliki buah yang melancip, dengan ukuran 4 x 0,8 cm. Rasanya pedas dan warnannya putih kekuningan, merah seta mengkilap.

Tanaman cabai jenis ini cocok ditanam di daerah dataran rendah–tinggi. Selain itu, juga tahan terhadap iklim panas dan umur panennya sekitar 80 – 85 HST dengan potensi hasil 0,5 – 0,6 kg/tanaman, 8 – 12 ton/ha.

SANTIKA F1

SANTIKA F1 merupakan jenis hibrida yang memiliki ciri fisik menyebar dan tingginya sedang buahnya gemuk-melancip, dengan ukuran 3,5 x 1 cm. Memiliki rasa pedas dan warnanya hijau serta merah tua yang mengkilap.

Cabe rawit jenis ini cocok ditanam di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi serta tahan terhadap iklim panas hingga layu akibat bakteri. Untuk panennya berumur 80 – 85 HST dengan potensi hasil 0,45 – 0,65 kg/tanaman, 8 – 12 ton/ha.

Itulah beberapa contoh dari cabe rawit hibrida, yang mungkin bisa menambah pengetahuan tentang berbagai jenis dari cabe.mungkin hanya ini saja,baca juga Cara Menyemai Bibit Cabai Berbagai Varietas

Advertisement
Ciri Fisik dan Budidaya Cabai Rawit Hibrida | admin | 4.5